Analisis Pemilihan Siswa Terbaik Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) di MI Hidayatul Ulum
Kata Kunci:
: Sistem Pendukung Keputusan(SPK), Simple Additive Weighting (SAW), Siswa Terbaik, Penilaian Siswa, Kriteria SeleksiAbstrak
MI Hidayatul Ulum adalah salah satu lembaga pendidikan dasar yang berkomitmen untuk membentuk siswa yang cerdas, disiplin, aktif, dan berakhlak mulia. Dalam setiap tahun, dilakukan pemilihan siswa terbaik sebagai bentuk motivasi dan penghargaan bagi siswa. Permasalahan yang dihadapi adalah perlunya sistem yang objektif dan terukur dalam menentukan siswa terbaik. Penelitian ini bertujuan mendukung pengambilan keputusan pemilihan siswa terbaik dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) berdasarkan beberapa kriteria, yaitu nilai akademik, keaktifan, kedisiplinan, serta sikap siswa. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa siswa dengan peringkat tertinggi memperoleh skor sebesar 0,984, sehingga metode SAW dinilai efektif dalam membantu proses seleksi siswa terbaik di MI Hidayatul Ulum.
Referensi
Fajrianto, Afrizal, Anggara Sakti, Dhefi Nurkholik, Muhammad Riyadus Solihin, Ahmad Yuda Ramadhan, dan Abdul Halim Anshor. 2025. “Analisis perbandingan platform e-commerce dengan metode Simple Additive Weighting (SAW).” Jurnal Teknologi dan Informasi 9(2): 1836–1841
Ismayadi, Ismayadi, Ami Anggraini Samudra, and Satrio Junaidi. 2022. “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Berprestasi Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Di SMA Negeri 1 Siberut Selatan.” Jurnal Informatika Kaputama (JIK) 6(2):137–49. doi:10.59697/jik.v6i2.112.
Maratullatifah, Yulaikha, Catur Edi Widodo, and Kusworo Adi. 2022. “Perbandingan Metode Simple Additive Weighting Dan Analytic Hierarchy Process Untuk Pemilihan Supplier Pada Restoran.” Jurnal Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer 9(1):121–28. doi:10.25126/jtiik.2022914428.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 TEPI : Jurnal Teknologi Pendidikan dan Industri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.